Sistem Pendingin Air Cooling dan Liquid Cooling pada Data Center: Perspektif Operasional, Efisiensi, dan Biaya
Data center modern menghadapi tantangan termal yang semakin kompleks seiring meningkatnya densitas daya rak, berkembangnya beban kerja kecerdasan buatan (AI), serta tuntutan efisiensi energi dan keberlanjutan yang semakin tinggi. Seiring evolusi peralatan IT, sistem pendingin tidak lagi berperan sebagai infrastruktur pendukung semata, melainkan menjadi komponen operasional kritis yang secara langsung mempengaruhi ketersediaan layanan, performa sistem, dan total biaya kepemilikan (total cost of ownership). Dalam konteks ini, teknologi pendingin berbasis udara (Air cooling) dan pendingin berbasis cairan (liquid cooling) menjadi dua pendekatan utama yang digunakan oleh operator data center, masing-masing dengan karakteristik operasional dan implikasi ekonomi yang berbeda.
Chat with us